Memahami Membuat Program Komputer/How to Learn Computer Programming

Memahami Membuat Program Komputer/How to Learn Computer Programming

Diarsipkan di bawah: Informatika — Vada @ 10:19 am

Belajar bahasa pemrograman adalah sesuatu hal yang menarik bagi pendatang baru di dunia komputer. Mengapa ? Karena pada umumnya mereka akan banyak bertanya “mengapa kalau saya tekan ini bisa keluar tampilan seperti ini” .  Pertanyaan lain yang juga sering muncul “Bisa tidak kalau tampilan ini diubah menjadi seperti ini”. Semua hal tersebut akan terjawab bila seseorang memahami mengenai konsep program komputer (tidak harus mahir terlebih dahulu).

Sebenarnya apa sih maksud konsep program komputer ?

Bahwa segala tindakan yang dilakukan oleh komputer ditentukan kepada instruksi yang diterimanya. Kok bisa ? Untuk memahami ini kita perlu memahami terlebih dahulu pengertian dari komputer.

Komputer terdiri atas 2 komponen yaitu hardware dan Software. Hardware kalau diterjemahkan adalah perangkat keras.  Fungsi dari hardware memproses semua masukkan yang diterimanya. Nah bagaimana cara memproses ? Cara komputer memproses tergantung kepada instruksi yang diberikan padanya. Susunan instruksi dalam bentuk perintah perintah ini yang kita sebut software. Jadi ???. Untuk lebih jelasnya saya analogikan hardware dari komputer adalah mesin mobil beserta semua perangkat yang ada di mobil tersebut seperti setir, rem, stater dsb. Nah untuk memfungsikan itu semua tentunya pengemudi harus mempelajari bagaimana cara menggunakan perangkat di mobil tersebut. Nah cara agar mobil itu bisa digunakan mulai dari stater mesin, memasukkan perseneling (kalau perseneling manual), kemudian melepas kopling sambil menekan gas sehingga mobil bisa berjalan itulah yang disebut software. Kalau pengemudi  kita sebut Brainware.

Bisa Dipahami kan ? Insya Allah Bisa.

Nah setelah memahami cerita diatas maka sekarang kita tengok lagi hardware komputer. Hardware komputer adalah suatu mesin yang didisain bersifat universal. Maksudnya universal adalah bisa bekerja dengan keluaran yang berbeda beda walau input sama karena cara memproses yang berbeda. Hal ini bisa didapatkan  dengan mengatur kombinasi perintah perintah yang disusun.  Tentunya hal ini berbeda dengan mesin mobil dimana bila ingin mobil berjalan maka input yang harus dikirim adalah menekan pedal gas. Bila ingin mobil berbelok maka input yang dikirim adalah membelokkan setir. Untuk komputer hal tersebut tidak berlaku tetap. Misal kita menjalankan program Aplikasi Office maka bila kita menekan huruf a maka akan keluar a di layar monitor,sedangkan bila kita menjalankan aplikasi game balap mobil maka bila menekan a maka gambar mobil di layar monitor akan nampak melaju. Kenapa hal ini bisa terjadi ? Karena cara memproses input a untuk program Aplikasi Office dan Game berbeda sehingga keluaran (output) akan berbeda.

Saya kira sekarang sudah lebih jelas kan ? Alhamdulillah

Nah sekarang  cara kita untuk memahami bahasa pemrograman,  sehingga kita bisa mengatur bagaimana komputer bekerja adalah :

Pahami apa yang menjadi input , proses dan output dari setiap kasus yang ada. Sebagai contoh bila anda diminta menghitung luas lapangan sepakbola yang berbentuk persegi panjang maka anda akan menggunakan rumus

luas = Panjang * Lebar

Panjang dan lebar adalah sebagai Input

Rumus Panjang * Lebar sebagai proses

Luas sebagai Output

Contoh lain :

Budi diminta menghitung jumlah buah yang ada di keranjang , maka

Input adalah buah di keranjang,
Proses adalah kegiatan menghitung buah di keranjang
dan Output adalah Jumlah Buah yang ada di keranjang

Contoh contoh diatas untuk kasus keluaran hanya satu, Bagaimana untuk kasus keluaran lebih dari satu,
perhatikan contoh berikut

Contoh lain lagi yang memiliki output lebih dari satu kemungkinan:

Suatu Mesin yang akan berjalan bila diberi kata “Hallo”, selain kata Hallo maka mesin tidak pernah akan jalan maka :

Input : Masukkan Kata Kunci ?
Proses : Dicek Apakah kata kunci sama dengan “Hallo”
Bila  ya maka kirim sinyal ke output untuk jalankan mesin

Bila tidak maka lompat kembali ke input, dan anda diminta memasukkan kata kunci kembali

Cukup Jelas, dengan kasus diatas ? Bila Belum silahkan email ke eko_travada@yahoo.com.

Sekarang bagaimana cara menerapkan kasus kasus diatas ke bahasa pemrograman

Sebelum kita dapat menerapkan suatu kasus ke bahasa pemrograman ada beberapa hal yang harus dipahami terlebih dahulu yaitu :

  • Siap siap bertekun ria dengan instruksi yang harus dipelajari
  • Cara terbaik mempelajari program adalah dengan sering mencoba membuat program
  • Mempelajari program tidak akan pernah berhasil bila hanya dibaca (kecuali bagi yang sudah terbiasa menyusun intruksi).
  • Pahami  logika dari setiap kasus agar mudah dalam menyusun program, Logika kurang paham akan susah membuat program (mungkin jadi tapi banyak trial errornya saat menyusun program)

Mempelajari Bahasa Pemrograman

Dalam setiap mempelajari bahasa pemrograman beberapa kunci pokok yang harus dipahami yaitu :

  1. Mencoba memahami struktur cara menyusun instruksi
  2. Memahami cara pedefinisian tipe data ( materi baru diatas belum dibahas)
  3. memahami penggunaan perintah perintah dari bahasa pemrograman tersebut dan propertynya seperti penggunaan tanda , % dan sebagainya.
  4. Menerapkan konsep algoritma yang sudah kita buat ke bahasa pemrograman.

Bahasa C

Bahasa C adalah yang sudah sangat tua, tapi hingga sekarang masih banyak digunakan terutama untuk menyusun aplikasi yang berhubungan dengan sistem operasi seperti antivirus, windows dsb. Bahasa c secara aturan cukup sederhana tapi memiliki fleksibilitas yang sangat tinggi (relatif lebih mudah untuk dikostumisasi).

Diantara para pembaca mungkin pernah mendengar turbo c atau borland c, lalu apa bedanya dengan bahasa C ? Bahasa C adalah merujuk kepada aturan yang kita gunakan dalam menyusun perintah di komputer. Seperti anda belajar bahasa inggris tentu juga mempelajari tentan tenses. Kalau boleh dianalogikan kurang lebih sama antara tenses dan aturan bahasa c, hanya  tentu tidak seseram itu.  Sedangkan apa sih turbo C atau borland C ? Nah Turbo C aatu Borland C adalah sebagai IDE (Integrated Development Environmnet) yang artinya lingkungan tempat kita menyusun instruksi dan kemudian yang bertugas menerjemahkan instruksi yang kita susun agar dipahami oleh komputer. Proses penerjemahan ini dinamakan compile dan IDE bertugas sebagai Compiler. Di beberapa IDE yang lain ada yang   menerjemahkan dengan teknik intrepreter.  Beda antara intrepeter dan compiler adalah dalam teknik menerjemahkan instruksi. Compiler menerjemahkan dengan cara membaca semua intruksi yang disusun bila tidak ada kesalahan langsung diterjemahkan ke kode objek kemudian baru diterjemahkan ke bahasa mesin. sedangkan intrepreter menerjemahkan per baris perintah, sehingga bila ada kesalahan saat menyusun intruksi akan langsung dikomentari oleh IDE, dimana hal ini tidak dilakukan oleh teknik penerjemahan kompiler.

Seperti saya ceritakan diatas langkah pertama untuk memahami bahasa pemrograman adalah memahami struktur cara menyusun instruksi. Struktur bahasa c seperti contoh program berikut :

Ingat “the best way to start learning a programming language is by writing a program (Juan Soulie)”

// Program pertama saya di c

#include <stdio.h>

int main ()

{

printf (“Hallo Dunia”);

return 0;

}

Penjelasan :

di baris pertama penggunaan # adalah sebagai Directive Prossesor. Penambahan #include<stdio.h>  berarti dalam menjalankan instruksi diatas menyertakan file yang bernama stdio.h. File ini disertakan karena untuk menjalankan perintah printf membutuhkan file stdio.h.

Kemudian  int main () adalah menunjuk  sebagai fungsi program utama dengan ciri kata main dan selalu diakhiri dengan (). Kemudian int adalah sebagai tipe dari fungsi utama tersebut dengan int artinya integer atau tipe bilangan bulat.

Untuk memulai program selalu diawali dengan ‘{‘ dan untuk mengakhiri dengan ‘}’. Instruksi printf adalah perintah untuk ke layar monitor kata kata di area yang dibuka dengan ‘(‘ dan diakhiri dengan ‘)’. Selalu yang harus diperhatikan di bahasa c huruf besar dan kecil dibedakan , dengan demikian anda tidak diperkenankan mengganti printf dengan Printf misalnya, karena perintah Printf tidak akan dikenali di IDE c (turbo c ataupun borland c). Penggunaan tanda ” diantara kata Halo Dunia ” berarti kata yang dicetak adalah Halo Dunia.

Perintah return o (angka 0 bukan huruf o) adalah pasangan dari fungsi yang menunjukkan bahwa program telah berhasil dijalankan dengan ciri ada pengembalian nilai bertipe integer ke fungsi main().

Perhatikan setiap intruksi yang telah diketik harus diberi tanda ; untuk perintah yang ada di area {    }

Perintah diatas dapat anda ketikkan di IDE turbo  c.  Setelah anda ketikkan kemudian tekan tombol F9. Bila tidak kesalahan pengetikkan perintah akan tampil seperti berikut :

Bila ada kesalahan maka akan tampil berikut :

Bila muncul seperti diatas cek lagi instruksi yang telah anda ketikkan kemungkinan salah ketik sebagai contoh perhatikkan instruksi berikut ada kekurangan tanda ‘;’ ditandai dengan area yang di blok di return o, berarti ada kesalahan perintah di baris sebelumnya dengan kata statement missing ;

Saat ini kompiler seperti turbo C++, sudah sangat jarang digunakan , sebagai gantinya anda bisa  menggunakan Visual C++ yang merupakan paket dari Visual Studio .net 2003 atau veris beriktunya Visual Studio .net 2005 dan saat ini yang terbaru ada versi Visual Studio .net 2008 (versi  yang terakhir ini penulis belum pernah coba).

Nah untuk bahasan berikut kompiler yang akan kita gunakan adalah Visual C++ yang ada di paket Visual Studio .Net 2005.

Mengenal Visual C++

Langkah pertama pastikan anda telah menginstal visual studio .net 2005

kemudian masuk ke visual studio dengan cara pilih

all program – microsoft visual studio 2005 – microsoft visual studio 2005

Kemudian anda pilih create project kemudian pili aother language dan pilih visual c++

Kemudian anda pilih win32 console aplication dan beri nama project anda misal diberi nama proyek satu kemudian pilih ok maka akan tampil berikut :

kemudian klik kanan di header files – pilih add item – kemudian beri nama file anda misal latihan1 dan pastikan ikon yang tersorot cpp kemudian klik ok – klik next  – beri check list di empty project lalu pilih finish maka anda siap membuat program.

Cukup panjang memang – tapi bila anda telah terbiasa langkah tersebut akan menjadi hal yang biasa.

Sebelum kita memulai mungkin ada yang bertanya kenapa langkahnya demikian panjang untuk mulai membuat program ? jawabannya kurang lebih (ini menurut analisis saya),  saat membuat projek dengan menyusun program atau memberikan gambar gambar ada banyak bagian yang mesti kita bangun dengan banyak file dan alokasi file tersebut sudah tertentu , Visual Studio  membantu kita untuk memanajemen file file yang terpisah tersebut di alokasi yang sesuai sehingga anda tidak perlu direpotkan dengan peletakkan  file.

sekarang anda bisa mencoba mengetik perintah yang sama seperti contoh saya diatas dan untuk eksekusi tekan F5 atau klik icon start, maka keluaran yang didapat akan serupa seperti contoh diatas.

Mari Kita lanjutkan lagi belajar membuat program komputer.

Agar anda bisa menyusun program anda paling tidak sudah bisa membayangkan bagaimana instruksi tersebut disusun.

sebagai contoh, bila kita ingin membuat program menghitung luas persegi panjang maka dapat disusun instruksi seperti berikut :

panjang <– 5
Lebar <– 6
luas <– panjang * lebar
Tampilkan luas

artinya dari perintah diatas yaitu masukkan nilai panjang = 5 nilai lebar = 6

, kemudian dihitung dengan formula luas dan instruksi terakhir

tampilkan nilai luas.

Sekarang bagaimana menyusun instruksi diatas menggunakan visual C++  ?

Sebelum kita menerjemahkan ada beberapa hal yang harus kita pahami dan ini berlaku di semua bahasa pemrograman. Hal tersebut adalah :

  1. Pahami konsep variabel (variabel adalah suatu ruang memori yang dipesan dan isi ruang tersebut dapat diganti ganti)
  2. pahami konsep konstanta (variabel adalah suatu ruang memori yang dipesan dan isi ruang tersebut tidak dapat diganti)
  3. pahami konsep tipe data
  4. Pahami bagaimana mendefinisikan dan menggunakan tipe data

Saya ulangi lagi instruksi diatas

panjang <– 5
Lebar <– 6
luas <– panjang * lebar
Tampilkan luas

panjang<– 5 ; artinya variabel panjang diisi angka 5

lebar <– 6 ; artinya variabel lebar diisi angka 6

luas <– panjang * lebar ; artinya variabel panjang dan lebar dikalikan dan hasilnya disimpan di variabel luas

tampilkan luas , isi variabel luas ditampilkan.

panjang. lebar dan luas  adalah variabel dengan isi data pasti numerik dan kemungkinan bisa pecahan, juga bisa bulat maka bisa disimpulkan panjang, lebar dan luas  bertipe pecahan.

Di bahasa c/c++ tipe data untuk pecahan adalah double. berikut list tipe data di c/c++

Name Description Size* Range*
char bertipe karakter 1byte signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
short int (short) bertipe bulat 2bytes signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
int bertipe bulat 4bytes signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
long int (long) bertipe bulat long. 4bytes signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
bool Bertipe Boolean 1byte true or false
float Bertipe pecahan, desimal 4bytes +/- 3.4e +/- 38 (~7 digits)
double Bertipe pecahan, desimal 8bytes +/- 1.7e +/- 308 (~15 digits)
long double Bertipe pecahan. desimal 8bytes +/- 1.7e +/- 308 (~15 digits)
wchar_t Tipe karakter lebar 2 or 4 bytes 1 wide character

cara pendefinisian tipe data dengan format seperti berikut :

tipe data variabel

contoh

double panjang,lebar,luas

Implementasi dalam program

#include<stdio.h>
#include<conio.h>

int main()
{
double panjang,lebar,luas;
panjang=5;
lebar=6;
luas=panjang*lebar;
printf(“  Luas : %lf  “,luas);
getch();
return 0;
}

Tekan F5 maka akan tampil luas : 30.0

Penjelasan perintah diatas :

#include<stdio.h>
#include<conio.h> kedua perintah ini untuk memanggil library yang digunakan dalam menyusun perintah. Library artinya keyword (kata kunci) yang digunakan. int main() untuk memulai fungsi utama dalam program.

{  awal program

double panjang,lebar,luas; merupakan pendeklarasian tipe data double dengan nama variabel panjang, lebar, luas.

panjang=5;
lebar=6;  pengisian  data ke variabel panjang dan lebar

luas=panjang*lebar;  formula untuk menghitung luas

printf(” Luas : %lf “,luas); Cetak di layar monitor teks luas dan isi variabel luas

parameter %lf digunakan untuk menampilkan isi variabel luas yang bertipe data double

getch();  Perintah untuk menunda sebelum perintah berikutnya dijalankan
return 0; nilai bilangan bulat yang dikembalikan merupakan pasangan dari int main(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s